Sunday, April 19, 2009

7M:Semoga



Hari ini Adinda tepat umur 7 bulan. Dua bulan yang kemaren ini berlalu dengan gak enak. Yang sakit batuk lah, diare berkepanjangan sampe diduga alergi susu sapi dan luieruitslag (merah merah di pantat)...
Sampe sekarang Adinda belum berani kita kasih makan buah, takut reaksinya ke buah yang manis. Hari Rabu ini kita konsultasi ke dokter, bakal nanya soal ini.

Makannya susu 4 kali sehari, 2 kali makanan padat (wortel, kembang kol, kentang) dan beberapa hari ini ditambah snack rijstwaffel (kalo di Indonesia apa ya..). Kemaren Jumat nimbang, beratnya 6096 gram, mulai meningkat lagi. Rambutnya juga udah mulai tumbuh, coklat kayak papanya.

Kita mulai ngelatih Adinda tidur sendiri, terutama sejak kita batuk dan dia terganggu batuk kita. Pertamanya susah banget, kebangun-bangun tengah malam dan nangis. Hari Sabtu Papa beli tempat tidur baru, kita juga pasang kelambu dan mainan gantungan di atas tempat tidur. Kita nyoba naruh dia tidur jam 9, gak jam 8 kayak malam sebelumnya, dengan harapan dia tidur lelap. Aneh juga kok tiba-tiba ritmenya pingin tidur jam 8, tapi gak nyenyak gitu.

Untungnya malam pertama di kamarnya berlalu dengan mulus. Adinda cuma kebangun 2 kali sebelum tengah malam. Jam 2 dia kebangun, nangis sebentar tapi kemudian tidur sendiri lagi. Semoga gini terus...

Semoga tambah gede, tambah sehat dan kuat kamu, Nak.

Monday, April 13, 2009

6M3W4D: Susah Tidur

Hasil ke dokter kemaren, kita dikasih salep untuk pantatnya. Kata dokter mungkin karena punya eksim, merah-merah di pantatnya lebih parah daripada bayi biasa. Salepnya dikasih da kali sehari. Sekarang udah lumayan banget hasilnya.

Hasil uji coba masukin susu sapi biasa juga berhasil: gak diare. Semoga terus gini sampe total balik ke susu biasa. Puyeng juga mesti ke apotek terus beli susu alergi itu, mana stok di apotek gak begitu banyak. Kayaknya banyak juga bayi yang punya ini.

****************************

Gak tau kenapa akhir-akhir ini Adinda susah tidur malam. Sejak dia minumnya cuma 4 kali dan makan padat 2 kali, dia selalu kebangun jam 2 malamPhotobucket. Kita bingung antara karena dia kebanyakan tidur atau gimana. Ini kemunduran dibandingkan waktu dia masih 5 kali minum susu. Nanya CB (posyandu) juga jawabannya jadual tidur gitu beda-beda antara bayi satu dengan yang lain. Masalah kita pinter-pinter nyari waktunya aja.

Duh, semoga gak lama-lama kayak gini. Kita juga lagi nyoba-nyoba nyari waktu kombinasi tidur yang cocok.

Monday, April 6, 2009

6M2W4D: Taruh Dimana dan Langganan

Sering ditanya kalo aku kerja, Adinda dititipin/ditaruh dimana.
Gak kayak di kampung halaman yang bisa nitip keluarga (terutama ke eyang) atau punya baby sitter, di sini anak-anak yang ortunya kerja dititipkan di kinderopvang/kov (penitipan anak) atau di tempat ibu pengasuh. Tiap Senin dan Rabu Adinda ke kov dan Selasa pagi ke pengasuhnya, Carla.

Untuk ngontrol dan nyatet-nyatet perkembangan atau kegiatan sehari-hari, kita punya buku khusus untuk kov dan Carla. Kov ngasih map yang isinya informasi penting (kayak nomor telpon kita kalo ada darurat, obat apa yang dipake, dll) dan setiap Adinda ke sana, kita nulis jam berapa dia terakhir minum, ada hal-hal khusus yang terjadi (misalnya sedang pilek, dll) dan catatan lainnya. Begitu juga tiap dijemput, pengasuh di kov nulis gimana keadaan Adinda selama hari itu, apa dia nangis terus atau tenang, jam berapa aja tidur dan minumnya. Untuk Carla kita ngasih buku seperti itu juga.

Bedanya kov dan Carla, kov nyediain popok dan susu (yang biasa, karena Adinda minum susu spesial, jadi kita bawa sendiri), sementara Carla semua kita bawa sendiri, termasuk tisu untuk bersihin kalo abis buang air. Tadinya aku mikir Adinda lebih bagus kalo ke Carla, karena perhatiannya fokus. Sayangnya Carla ini mahal karena dia kerjanya gelap (gak dapat subsidi dari pemerintah). Kita nitip Adinda di dia karena biar biasa aja, kan kalo ada apa-apa yang mendadak, Adinda bisa dititip di dia. Setelah kuperhatikan, tiap Adinda selesai dititip di Carla, tingkah lakunya agak aneh. Manja banget, gak mau main sendiri. Padahal kalo dari kov atau kalo seharian denganku, dia biasa main sendiri dan alim. Kali aku juga yang sentimen sama Carla yang menurutku berlebihan. Tiap jemput Adinda, ceritanya juga Adinda sering rewel dan maunya ditemani terus. Hmmm... untung gak sering-sering ke Carla. Kayaknya jadi gak mandiri anaknya.

*****************************

Kayaknya tahun ini kita langganan ke dokter. Besok ke dokter lagi karena pantat Adinda merah-merah (bahasa Belandanya luieruitslag). Kata mbak-mbak di penitipan, kayaknya ini bukan infeksi biasa. Dia nganjurin kita ke dokter. Takutnya ini eksim juga, Julia sodara sepupunya dulu juga sering punya ini. Wadoooh!!!

Wednesday, March 25, 2009

6M6D: Alergi Susu Sapi?

Hari ini hasil tes dari dokter rumkit keluar.
Tadinya dokter janji mo nelpon antara jam 9-9.30.
Ditunggu-tunggu, blom nelpon juga.
Ditelpon balik, katanya dokter lagi besuk pasien di kamar merekaPhotobucket. Akhirnya dokter nelpon siangnya.

Katanya gak ada virus atau apapun yang bikin Adinda sakit.
Lalu apa dong?
Mungkin alergi susu sapi (koemelkallergie). David, salah satu keponakan Geno punya alergi ini.
Dokter cuma nganjurin kita nerusin susu khusus (Nutramigen) yang dia minum sekarang.
Dua minggu lagi dicoba nambahin susu biasa (Nutrilon) yang dia minum sebelumnya.

Caranya gini:
- 8 april : ¾ nutramigen + ¼ Nutrilon
- 15 april ½ nutramigen + ½ Nutrilon
- 22 april ¾ Nutrilon + ¼ nutramigen

Kalo pas diganti dia diare lagi, berarti memang alergi susu sapi...

Thursday, March 19, 2009

6M:Setengah Tahun

Hari ini Adinda genap umur setengah tahun.
Sebenarnya umur ini yang paling kita tunggu-tunggu, karena banyak banget perubahan yang bikin exciting, kayak mulai makan macam-macam, ganti kereta dari yang pake reiswieg sekarang jadi buggy (posisinya gak tidur penuh tapi agak duduk, jadi bisa liat mana-mana) dan perkembangan lainnya. Sayangnya umur setengah tahun ini diawali dengan sakitnya itu.

Enam bulan ini juga diawali dengan kemungkinan apakah Adinda punya alergi susu sapi atau gak. Kebayang gak enaknya kalo dia beneran punya alergi itu. Kasian bayanginnya, gak bisa makan es krim, yoghurt... Walopun katanya alergi ini bisa hilang seiring besarnya dia, tapi siapa tau bakalan lama...

Semoga Adinda gak sakit-sakit lagi, terus tumbuh besar dan ceria.
Jumat kemaren ditimbang di posyandu, beratnya udah 5900 gram, udah melebihi berat sebelum dia sakit.

Berkati dia selalu, ya Tuhan...

Friday, March 13, 2009

Ketika Kamu Sakit

Anakku sayang,
Ketika kamu sakit, ketika senyum dan semangatmu pelan-pelan meninggalkan wajah dan tubuhmu
Kami bertanya-tanya, apa yang bisa kami lakukan untukmu?
Ketika bantuan yang diharapkan tidak membuahkan hasil, tak berdaya dan putus asa sempat kami rasakan

Ketika kamu merintih, betapa inginnya kami mengambil alih sakitmu
Biar kami saja, orang dewasa, yang merasakan sakitmu
Bukan kamu, yang masih kecil mungil, yang masih belum bisa bilang apa yang kamu rasakan

Anakku,
Kami selalu berdoa semoga kamu cepat sembuh, cepat pulih lagi
Kami rindu senyummu, rindu gerakan tangan dan kakimu yang energik
Cepat sembuh ya Nak...

versi misuh-misuh:
kenapa sih mereka gak ngasih sesuatu yang jelas?
obat kek, apa kek?
cuma bisa blablabla, coba ini coba itu
emangnya anakku itu kelinci percobaan?
sekarang dia jadi lemes, gak seaktif sebelumnya
kenapa sih gak ada usaha supaya diarenya berhenti?
apa kurang waktu seminggu?
kenapa mesti nunggu sampe ada keluhan lemas, segala macam?
UNBELIEVABLE
iya, iya, alasannya takut jadi resistan sama obat
tapi berkat kalian, kami orang tua jadi gak berdaya
kalian sih enak aja, gak liat anaknya nangis tiap ganti pamper yang penuh kotoran
atau organnya yang sampe merah dan sakit karena sering bab
JULLIE WORDEN BEDANKT, SUKKELS!!!!

Tuesday, March 10, 2009

5M2W5D: Diare Gak Jelas

Sejak minggu lalu Adinda diare tiap selesai minum susu. Kadang sampe dua kali tiap abis minum. Kita konsultasi ke posyandu, ke posyandu lewat telpon, kata mereka kalo dia gak demam, gak keliatan lemas, gak usah kuatir. Minumnya juga lancar, normal. Tetap ceria dan main seperti biasa, nangisnya juga gak lebih daripada biasanya.

Hari Jumat aku nimbang ke posyandu. Beratnya 5800 gram (suster lupa naruh di buku tepatnya) dan pertumbuhannya bagus. Aku nanya tentang diarenya itu. Susternya nyaranin tiap abis diare dia dikasih air 50 ml ekstra. Kalo dia liat Adinda, keliatan normal dan sehat. Aku tetap gak yakin, soalnya diare kan pertanda sesuatu. Biasanya dia bab tiap 5 hari sekali, ini masak sampe 5 kali sehariPhotobucket. Kita selama ini gak berani ngasih dia makanan padat. Cuma hari Minggu ngasih wortel, dia doyan.

Akhirnya hari Senen kita mutusin bikin janji ke dokter. Dokter anak udah penuh jadualnya, jadi harus puas dengan dokter umumPhotobucket. Hari ini ke dokter, dokter ngecek perutnya. Dia nyaranin kita untuk ngasih makanan padat, kayaknya ada sesuatu dengan variasi makananannya. Kalau sampe minggu depan masih diare, kita disuruh balik.

Semoga Adinda gak diare lagi, bikin kepikiran kalo ada sesuatu yang gak beres gitu...